Senin, 02 Januari 2017

IBD "PENGENALAN BUDAYA THIONGHWA" (PART 1)

* LATAR BELAKANG
 Saya akan membahas sedikit tentang kebudayaan atau tradisi China,China merupakan suatu kota yang banyak tradisi,di China yang berbeda dan beragam anatar satu kota dengan kota lain,antar keturunan satu dengan keturunan yang lain,disini saya ingin membagikan sedikit informasi bagaimana keturunan atau orang orang China saat mereka mengadakan acara yang meliputi acara lamaran,pernikahan,ataupun acara imlek. Semoga dengan apa yang saya berikan di blog ini dapat bermanfaat dan dapat menambahkan wawasan yang membaca blog ini.
Mengapa saya memilih negara China karna bagi saya negara China ini merupakan negara yang memukau dimana dahulu negara ini tidak termasuk dalam negara yang tekaya tetapi dengan  berjalannya waktu dengan usaha usaha rakyat rakyat Tiongkok mereka dapat memajukan perekonomian negaranya dengan sangat pesat dan mereka sekarang disebutkan kedalam negara yang berkembang dan negara yang terkaya,terutama mengapa saya ingin membahasa China karna keunikan dalam adat kebudayaannya dalam acara nikahan,lamaran,dan adat dimana ada acara yang disebut acara imlek itulah keunikan keunikan yang ingin saya bahas.
Mengapa saya memilih China karna saya tertarik untuk membahas kebudayaan China dan saya juga ingin menceritakan agar semua yang membaca blog ini dapat mengerti apa itu kebudayaan China yang mereka lakukan saat mereka melaksanakan kebudayaan mereka.

·        **  pembahasan
Lamaran yang diadakan orang orang yang mempunyai keturunan china sebagai berikut :
Saat pihak pria sudah memutuskan untuk melamar pihak wanita atau pasangannya pihak pria harus datang kerumah keluarga wanita untuk berbicara kepada keluarga wanita bahwa pihak pria akan menikahi anaknya dan dari pihak pria harus membawa keluarganya mengapa begitu karna dalam tradisi ini pihak pria akan melakukan perkenalan dari keluarga pria kepada pihak wanita bahwa itulah keluarga dari pihak pria,begitu sebaliknya keluarga wanita juga mengumpulkan semua keluarganya karna mereka akan saling memeperkenalkan keluarganya masing masing setelah melakukan perkenalan antar keluarga pihak pria khususnya orang tua memberikan penjelasan kepada keluarga pihak wanita apa makhsudnya keluarga pria datang kerumah,tidak harus dirumah tetapi bisa juga acara lamaran atau tunangan tersebut diadakan di restoran bila keluarga melakukan acara tunangan di dalam restoran pihak pria tidak perlu berkunjung terlebih dahulu kerumah wanita karna bila keluarga pria melaukan lamaran di restoran acara perkenalan keluarga bisa langsung dilakukan didalam restoran tersebut dan kedua keluarga bila telah bertemu dan selelsai memperkenalkan keluarganya dari kedua keluarga menentukan kapan acara pernikahan tersebut akan diselenggarakan.
Dalam acara pertunangan ini bukan cincin yang diberikan kepada pihak wanita tetapi kalung emas yang diberikan kepada pihak wanita karna kalung adalah simbol dimana wanita itu telah dimiliki atau telah di lamar seorang pria,kalau cincin harus diberikan disaat dimana mereka melakukan pernikahan karna cincin merupakan  simbol yang sah bahwa wanita tersebut sudah dimiliki seorang pria yang telah menikahi wanita tersebut.
Dan bila dilakukan lamaran pihak pria harus membawa yang disebut Sangit Chinesse,apa itu Sangit Chinesse?Sangit Chinesse adalah seserahan atau lanjutan dari acara lamaran agar menuju ke pernikahan,apa saja isi dari Sangit Chinesse sebagai berikut isinya adalah baju,kue,uang,emas,buah – buahan,dan semua barang  barang yang dibawa harus memiliki nilai nominal  9 atau 8 karna menurut lambang China 9 dan 8 adalah lambang yang memiliki kesuburan,kemakmuran,dan kelanggengan dalam kehidupan kedepannya
 Berikut contoh gambar yang disebut Sangit Chinesse



** Pernikahan China
Pagi hari saat akan menjelang pernikahan keluarga wanita dan pria khusunya orang tua memasuki kamar dan kamar pria dan wanita dipisah orang tua pria di dalam kamar pria dan orang tua wanita berada di dalam kamar wanita mengapa begitu di saat di dalam kamar pria dipakaikan jas oleh kedua orang tuanya dan pihak wanita diberikan kerudung dan yang menutup kerudung tersebut kedua orang tuanya tetapi penutup wajah yang samar samar wajah tetap masih kelihatan,setelah sudah semuanya mempelai pria memberikan paicia atau penghormatan kepada kedua orang tuanya di dalam kamar tersebut, begitu juga dengan pihak wanita setelah selesai sudah kedua mempelai di pertemukan untuk berfoto foto dahulu dan sebelum melanjutkan pemberkatan di gereja tradisi selanjutny adalah Tea Pay jadi acar Tea Pay ini dilaksanakan sebelum kedua pengantin di pertemukan dipemberkatan perlu diketaui juga bahwa acara Tea Pay ini dilaksanakan di pagi atau siang hari bila acara ini dilakukan di malam hari sangat tidak mungkin karna di kesankan acara ini sangat di paksakan atau bersifat acara ini “tidak penting” sebenarnya di acara Tea Pay ini adalah permohonan doa orang tua agar kelak anaknya bisa bahagia dengan keluarganya,Tea Pay adalah acara dimana kedua mempelai memberikan teh kepada orang orang yang telah berkeluarga tetapi yang diberikan pertama kali adalah orang yang tertua terlebih dahulu,Tea Pay ini tidak harus teh ada juga keluarga yang melakukan dengan anggur ataupun dengan alkohol,setelah memberikan teh tersebut kepada orang yang lebih tua mereka melakukan pai cia dan pihak orang tua memberikan sebuah amplop yang berwarna merah dan di dalam amplop tersebut terdapat uang tidak harus angpao juga tetapi perhiasan juga di perbolehkan,tetapi jika memberikan angpao yang dimana amplop tersebut harus dibawa oleh mempelai priamengapa harus pria? karna bila nanti dalam berkeluarga pihak pria lah yang akan mencari rejeki bagi keluarganya,perlu di ingat bahwa dalam acara tea pai ini pihak perempuan harus duduk disebelah kanan dan laki laki harus duduk di sebelah kiri nama lainnya adalah (Nan Zuo,Ni You),perlu di ketaui juga bahwa dalam acara tea pay ini anak anak yang belom menikah tidak boleh mengikuti acara tersebut dipercayai bahwa orang yang belom menikah mengikuti acara tersebut mereka tidak akan mendapatkan pasangan di kedepannya bila mana sudah selesai memberikan teh kepada orang tua kedua mempelai kembali memberikan penghormatan seperti diawal acara yaitu dengan pai cia dengan membungkukkan badan sedikit,dan acara penikahan ini tidak dilaksanakan di pagi atau siang hari tetapi diadakan di malam hari karna di percayai bahwa di lakukan di pagi atau siang hari tidak akan mendapatkan kelancaran dalam rumah tangganya .
Berikut beberapa contoh pernikahan :

 
ini adalah contoh dimana mempelai pria dan wanita memberikan hormat kepada orang yang lebih tua dari merka
 ini adalah contoh dimana memberikan angpao ataupun memberikan teh saat perayaan Tea Pay




Tidak ada komentar:

Posting Komentar